Struktur Kontrol di Java

1. Ikhtisar

Dalam pengertian yang paling dasar, program adalah daftar instruksi. Struktur kontrol adalah blok pemrograman yang dapat mengubah jalur yang kita ambil melalui instruksi tersebut.

Dalam tutorial ini, kita akan menjelajahi struktur kontrol di Java.

Ada tiga jenis struktur kontrol:

  • Cabang Bersyarat, yang kami gunakan untuk memilih di antara dua atau lebih jalur. Ada tiga tipe di Java: if / else / else if , operator terner dan switch .
  • Loop yang digunakan untuk mengulangi beberapa nilai / objek dan berulang kali menjalankan blok kode tertentu. Tipe loop dasar di Java adalah for , while dan do while .
  • Pernyataan Percabangan, yang digunakan untuk mengubah aliran kontrol dalam loop. Ada dua tipe di Java: break dan lanjutkan .

2. If / Else / Else If

Pernyataan if / else adalah struktur kontrol yang paling dasar, tetapi juga dapat dianggap sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pemrograman.

Meskipun if dapat digunakan sendiri, skenario penggunaan yang paling umum adalah memilih di antara dua jalur dengan if / else :

if (count > 2) { System.out.println("Count is higher than 2"); } else { System.out.println("Count is lower or equal than 2"); }

Secara teoritis, kita dapat merantai atau menumpuk blok if / else tanpa batas tetapi ini akan merusak keterbacaan kode, dan itulah mengapa tidak disarankan.

Kami akan menjelajahi pernyataan alternatif di sisa artikel ini.

3. Operator Ternary

Kita bisa menggunakan operator terner sebagai ekspresi singkat yang bekerja seperti pernyataan if / else .

Mari kita lihat contoh if / else kita lagi:

if (count > 2) { System.out.println("Count is higher than 2"); } else { System.out.println("Count is lower or equal than 2"); }

Kita dapat melakukan refaktorisasi ini dengan terner sebagai berikut:

System.out.println(count > 2 ? "Count is higher than 2" : "Count is lower or equal than 2");

Meskipun ternary bisa menjadi cara yang bagus untuk membuat kode kita lebih mudah dibaca, itu tidak selalu merupakan pengganti yang baik untuk if / else.

4. Beralih

Jika kita memiliki beberapa kasus untuk dipilih, kita dapat menggunakan pernyataan switch .

Mari kita lihat lagi contoh sederhana:

int count = 3; switch (count) { case 0: System.out.println("Count is equal to 0"); break; case 1: System.out.println("Count is equal to 1"); break; default: System.out.println("Count is either negative, or higher than 1"); break; }

Tiga atau lebih pernyataan if / else bisa sulit dibaca. Sebagai salah satu solusi yang mungkin, kita dapat menggunakan saklar, seperti yang terlihat di atas.

Dan juga perlu diingat bahwa switch memiliki batasan scope dan input yang perlu kita ingat sebelum menggunakannya.

5. Perulangan

Kami menggunakan loop ketika kami perlu mengulangi kode yang sama beberapa kali berturut-turut.

Mari kita lihat contoh singkat dari jenis loop untuk dan sementara yang sebanding :

for (int i = 1; i <= 50; i++) { methodToRepeat(); } int whileCounter = 1; while (whileCounter <= 50) { methodToRepeat(); whileCounter++; } 

Kedua blok kode di atas akan memanggil methodToRepeat 50 kali.

6. Istirahat

Kita perlu menggunakan break untuk keluar lebih awal dari sebuah loop.

Mari kita lihat contoh singkatnya:

List names = getNameList(); String name = "John Doe"; int index = 0; for ( ; index < names.length; index++) { if (names[index].equals(name)) { break; } }

Di sini, kami mencari nama dalam daftar nama, dan kami ingin berhenti mencari setelah kami menemukannya.

Sebuah loop biasanya akan selesai, tetapi kami telah menggunakan break di sini untuk memutusnya dan keluar lebih awal.

7. Lanjutkan

Sederhananya, lanjutkan berarti melewatkan sisa loop tempat kita berada:

List names = getNameList(); String name = "John Doe"; String list = ""; for (int i = 0; i < names.length; i++) { if (names[i].equals(name)) { continue; } list += names[i]; }

Di sini, kami melewatkan menambahkan nama duplikat ke dalam daftar.

Seperti yang telah kita lihat di sini, putus dan lanjutkan dapat berguna saat melakukan iterasi, meskipun sering kali dapat ditulis ulang dengan pernyataan pengembalian atau logika lainnya.

8. Kesimpulan

Dalam artikel singkat ini, kami mempelajari apa itu struktur kontrol dan bagaimana menggunakannya untuk mengelola kontrol aliran dalam program Java kami.

Semua kode yang disajikan dalam artikel ini tersedia di GitHub.