Panduan untuk Paket Java

1. Perkenalan

Dalam tutorial singkat ini, kami akan membahas dasar-dasar paket di Java. Kita akan melihat bagaimana membuat paket dan mengakses tipe yang kita tempatkan di dalamnya.

Kami juga akan membahas konvensi penamaan dan bagaimana hubungannya dengan struktur direktori yang mendasarinya.

Terakhir, kita akan mengkompilasi dan menjalankan kelas Java yang telah dikemas.

2. Tinjauan Paket Java

Di Java, kami menggunakan paket untuk mengelompokkan kelas, antarmuka, dan sub-paket terkait .

Manfaat utama melakukan ini adalah:

  • Membuat tipe terkait lebih mudah ditemukan - paket biasanya berisi tipe yang terkait secara logis
  • Menghindari konflik penamaan - sebuah paket akan membantu kita untuk mengidentifikasi kelas secara unik; misalnya, kita bisa memiliki com.baeldung.Application, serta com.example.Application kelas
  • Mengontrol akses - kita dapat mengontrol visibilitas dan akses ke jenis dengan menggabungkan paket dan pengubah akses

Selanjutnya, mari kita lihat bagaimana kita dapat membuat dan menggunakan paket Java.

3. Membuat Paket

Untuk membuat paket, kita harus menggunakan pernyataan paket dengan menambahkannya sebagai baris kode pertama dalam sebuah file .

Mari tempatkan tipe dalam paket bernama com.baeldung.packages :

package com.baeldung.packages;

Sangat disarankan untuk menempatkan setiap jenis baru dalam sebuah paket. Jika kita mendefinisikan tipe dan tidak menempatkannya dalam sebuah paket, mereka akan masuk dalam paket default atau tanpa nama. Menggunakan paket default memiliki beberapa kelemahan:

  • Kami kehilangan manfaat memiliki struktur paket dan kami tidak dapat memiliki sub-paket
  • Kami tidak dapat mengimpor tipe dalam paket default dari paket lain
  • The dilindungi dan paket-swasta lingkup akses akan menjadi tidak berarti

Seperti yang dinyatakan dalam spesifikasi bahasa Java, paket tanpa nama disediakan oleh Platform Java SE terutama untuk kenyamanan saat mengembangkan aplikasi kecil atau sementara atau saat baru memulai pengembangan.

Oleh karena itu, kita harus menghindari penggunaan paket tanpa nama atau default dalam aplikasi dunia nyata .

3.1. Konvensi Penamaan

Untuk menghindari paket dengan nama yang sama, kami mengikuti beberapa konvensi penamaan:

  • kami mendefinisikan nama paket kami dalam huruf kecil semua
  • nama paket dipisahkan oleh titik
  • nama juga ditentukan oleh perusahaan atau organisasi yang membuatnya

Untuk menentukan nama paket berdasarkan organisasi, kami biasanya akan mulai dengan membalik URL perusahaan. Setelah itu, konvensi penamaan ditentukan oleh perusahaan dan dapat mencakup nama divisi dan nama proyek.

Misalnya, untuk membuat paket dari www.baeldung.com , mari kita balikkan:

com.baeldung

Kemudian kita dapat mendefinisikan sub-paket lebih lanjut dari ini, seperti com.baeldung.packages atau com.baeldung.packages.domain.

3.2. Struktur Direktori

Paket di Java sesuai dengan struktur direktori.

Setiap paket dan sub-paket memiliki direktorinya sendiri. Jadi, untuk paket com.baeldung.packages , kita harus memiliki struktur direktori com -> baeldung -> packages .

Kebanyakan IDE akan membantu membuat struktur direktori ini berdasarkan nama paket kami, jadi kami tidak perlu membuatnya secara manual.

4. Menggunakan Anggota Paket

Mari kita mulai dengan mendefinisikan kelas TodoItem dalam sub-paket bernama domain :

package com.baeldung.packages.domain; public class TodoItem { private Long id; private String description; // standard getters and setters }

4.1. Impor

In order to use our TodoItem class from a class in another package, we need to import it. Once it's imported, we can access it by name.

We can import a single type from a package or use an asterisk to import all of the types in a package.

Let's import the entire domain subpackage:

import com.baeldung.packages.domain.*;

Now, let's import only the TodoItem class:

import com.baeldung.packages.domain.TodoItem;

The JDK and other Java libraries also come with their own packages. We can import pre-existing classes that we want to use in our project in the same manner.

For example, let's import the Java core List interface and ArrayList class:

import java.util.ArrayList;import java.util.List;

We can then use these types in our application by simply using their name:

public class TodoList { private List todoItems; public void addTodoItem(TodoItem todoItem) { if (todoItems == null) { todoItems = new ArrayList(); } todoItems.add(todoItem); } }

Here, we've used our new classes along with Java core classes, to create a List of ToDoItems.

4.2. Fully Qualified Name

Sometimes, we may be using two classes with the same name from different packages. For example, we might be using both java.sql.Date and java.util.Date. When we run into naming conflicts, we need to use a fully qualified class name for at least one of the classes.

Let's use TodoItem with a fully qualified name:

public class TodoList { private List todoItems; public void addTodoItem(com.baeldung.packages.domain.TodoItem todoItem) { if (todoItems == null) { todoItems = new ArrayList(); }todoItems.add(todoItem); } // standard getters and setters }

5. Compiling with javac

When it's time to compile our packaged classes, we need to remember our directory structure. Starting in the source folder, we need to tell javac where to find our files.

We need to compile our TodoItem class first because our TodoList class depends on it.

Let's start by opening a command line or terminal and navigating to our source directory.

Now, let's compile our com.baeldung.packages.domain.TodoItem class:

> javac com/baeldung/packages/domain/TodoItem.java

If our class compiles cleanly, we'll see no error messages and a file TodoItem.class should appear in our com/baeldung/packages/domain directory.

For types that reference types in other packages, we should use the -classpath flag to tell the javac command where to find the other compiled classes.

Now that our TodoItem class is compiled, we can compile our TodoList and TodoApp classes:

>javac -classpath . com/baeldung/packages/*.java

Again, we should see no error messages and we should find two class files in our com/baeldung/packages directory.

Let's run our application using the fully qualified name of our TodoApp class:

>java com.baeldung.packages.TodoApp

Our output should look like this:

6. Conclusion

In this short article, we learned what a package is and why we should use them.

We discussed naming conventions and how packages relate to the directory structure. We also saw how to create and use packages.

Finally, we went over how to compile and run an application with packages using the javac and java commands.

Kode contoh lengkap tersedia di GitHub.